⚡ MARKET UPDATE: IHSG: 7,330.15 (+0.45%) Mengambil data... Mengambil data... Mengambil data... Mengambil data... Mengambil data... Mengambil data...
Menu Utama

Diremehkan Sekumpulan Pejabat di Bekasi, Iga Massardi 'Barasuara': Ga Bakal Saya Lupain Seumur Hidup

Penulis: Notulensi
Juli 28, 2026
Bagikan:
Vokalis dan gitaris Barasuara, Iga Masardi (Foto: Dhandy Laksono)
Notulensi.Net  - Siapa sangka, di balik ketenaran dan kesuksesan grup musik Barasuara, vokalis dan gitaris, Iga Massardi pernah mengalami kejadian pahit di masa lalu.

​Melalui sebuah interaksi di media sosial terungkap sebuah memori kelam yang diakui Iga tidak akan pernah ia lupakan. Topik ini bermula dari sebuah unggahan akun @prstwn.fam di media sosial Threads yang memancing interaksi netizen untuk membagikan kalimat hinaan yang paling membekas di ingatan.


​"Spill dikatain orang yang ga akan kalian lupa seumur hidup," tulis akun tersebut.

Menanggapi utas tersebut, Iga Massardi melalui akun terverifikasinya @igamassardi membagikan pengalamannya. Ia menceritakan momen saat dirinya diremehkan dan diteriaki oleh sekumpulan bapak-bapak yang ia duga sebagai 'pejabat' di sebuah kafe di kawasan Bekasi.


​"‘More! More! More practice!’ Kata sekumpulan bapak2 (pejabat) di meja ujung kanan di sebuah cafe di Bekasi sambil tertawa terbahak-bahak," ungkap pelantun lagu "Bahas Bahasa" tersebut menceritakan kronologinya.


​Bagi seorang musisi yang sedang tampil menghibur, tertawaan meremehkan seperti itu tentu menjadi pukulan telak secara mental. Terbukti, kejadian tersebut meninggalkan jejak yang mendalam bagi Iga.


​"Ga bakal saya lupain seumur hidup," pungkasnya di akhir komentar.


View on Threads

​Komentar Iga ini langsung mendapat sorotan dari para penggemar dan warganet. Banyak yang meyakini bahwa hinaan tersebut justru menjadi bahan bakar dan motivasi kuat bagi sang musisi untuk terus berkembang.


​Kini, Iga Massardi telah membuktikan kualitasnya bersama Barasuara dan sukses membesarkan namanya di industri musik. Tawa meremehkan dari meja ujung kanan kafe di Bekasi itu tampaknya telah terbayar lunas dengan riuh tepuk tangan dan nyanyian ribuan penggemar di setiap panggung besar yang ia injak saat ini.