⚡ MARKET UPDATE: IHSG: 7,330.15 (+0.45%) Mengambil data... Mengambil data... Mengambil data... Mengambil data... Mengambil data... Mengambil data...
Menu Utama

Kritik Kameramen di Konser Musik, Baskara Hindia dan Aldi Taher Terlibat Perseteruan di Media Sosial

Penulis: Notulensi
Juli 02, 2026
Bagikan:

Ilustrasi, hasil rekaan Akal Imitasi (AI) Gemini 

Notulensi.Net - Media sosial diramaikan oleh perseteruan terbuka antara musisi Baskara Putra (Hindia) dan figur publik Aldi Taher. Ketegangan di antara keduanya dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai tindakan seorang kameramen di sebuah festival musik.


Peristiwa ini bermula ketika seorang penonton konser mengangkat ponselnya yang menampilkan tulisan, "Jadi apa pun asal jangan jadi boti". Kameramen acara kemudian menyorot tulisan tersebut hingga terpampang di layar besar panggung utama.


Tindakan kameramen tersebut memicu reaksi keras dari Baskara Putra. Melalui unggahan di media sosial Threads, vokalis band .Feast itu melayangkan kritik tajam yang ditujukan kepada penonton dan kru dokumentasi yang bertugas.


"Tol! Kameramen juga ngapain nyorot ginian. Katro," tulis Baskara dalam unggahannya. Menurutnya, konten sensitif seperti itu tidak selayaknya diberikan panggung dan disebarluaskan di tengah jalannya konser.


Unggahan Baskara tersebut rupanya memancing respons dari Aldi Taher. Melalui akun Instagram pribadinya, Aldi pasang badan membela profesi kameramen dan melayangkan kecaman balik secara terbuka kepada Baskara.


"Lu yang katro dan tll," tulis Aldi Taher dalam unggahan responsnya.


Dalam pernyataan tertulisnya, Aldi menegaskan dukungannya terhadap pekerja lapangan dan meminta Baskara untuk menjaga sikap. "Gw di sisi kameramen, boleh jadi apa aja asal jangan jadi boti (true), BISMILLAH LAWAN. Harus minta maaf lo woi ke kameramen, pengen tau se metal APA NYALI LO? Don't sok artis lu, kameramen juga artis jangan semena2 mulut LO YA!" lanjutnya.


Tidak berhenti di situ, Aldi Taher juga secara terbuka menantang Baskara untuk melakukan debat terkait permasalahan ini. Ia menilai pernyataan Baskara terlalu arogan dan merendahkan profesi kru kreatif lapangan.


Hingga saat ini, insiden tersebut memicu perdebatan luas di kalangan netizen. Sebagian pihak mendukung sikap Baskara yang menilai tayangan tersebut tidak etis, sementara sebagian lainnya membela posisi Aldi Taher yang menekankan pentingnya menghargai profesi pekerja kreatif di lapangan tanpa menggunakan kata-kata kasar.